Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Pages

Sabtu, 25 Juli 2015

Media Sosial

Kita semua tahu pada saat ini sosial media sudah menjalar keseluruh elemen, dari mulai pemerintah negara sampai pada rakyat jelata. Orang-orang berlomba-lomba untuk membuat akan setiap kali ada sosial media yang baru hadir di dunia maya tanpa berfikir adakah  manfaat dari akun sosial media yang dimilikinya, atau bahkan justru akan membahyakan/mengancam jiwanya.

Jumat, 12 September 2014

ISAAC NEWTON




Isaac Newton, ilmuwan paling besar dan paling berpengaruh yang pernah hidup di dunia, lahir di Woolsthrope, Inggris, tepat pada hari Natal tahun 1642, bertepatan tahun dengan wafatnya Galileo. Seperti halnya Nabi Muhammad, dia lahir sesudah ayahnya meninggal. Di masa bocah dia sudah menunjukkan kecakapan yang nyata di bidang mekanika dan teramat cekatan menggunakan tangannya. Meskipun anak dengan otak cemerlang, di sekolah tampaknya ogah-ogahan dan tidak banyak menarik perhatian. Tatkala menginjak akil baliq, ibunya mengeluarkannya dari sekolah dengan harapan anaknya bisa jadi petani yang baik. Untungnya sang ibu bisa dibujuk, bahwa bakat utamanya tidak terletak di situ. Pada umurnya delapan belas dia masuk Universitas Cambridge. Di sinilah Newton secara kilat menyerap apa yang kemudian terkenal dengan ilmu pengetahuan dan matematika dan dengan cepat pula mulai melakukan penyelidikan sendiri. Antara usia dua puluh satu dan dua puluh tujuh tahun dia sudah meletakkan dasar-dasar teori ilmu pengetahuan yang pada gilirannya kemudian mengubah dunia.

Jumat, 08 November 2013

NABI MUHAMMAD



Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.

Minggu, 26 Mei 2013

Mengapa Agama Sering Dijadikan “Amunisi”dan “Benteng” Kekerasan, Ketidak Adilan, dan Kezhaliman. ?

Agama Sebagai Kedok
Hampir setiap hari media menyuguhi kita fenomena kekerasn, ketidak adilan, dan kezhaliman yang ada pada aksi-aksi terorisme,  peperangan yang kita saksikan di skala global misalnya perang Irak, Afghanistan, Palestina-Israel, prahara di negara-negara Afrika Timur, Mianmar dan lain sebagainya, ataupun  yang berskala lokal seperti konflik Ambon, Poso, dan Aceh.  Hal-hal tadi juga ada di ranah domestik seperti KDRT, atau penganiayaan pembantu. Tindakan  seperti KKN yang telah mewabah hampir di setiap sendi pemerintahan jelas merupakan bagian dari ketidak adilan dan kezhaliman.