Prit...prit.. pritt.. Pertandingan antara Indonesia dan Malaysia baru saja berakhir. Uforia tentunya ada di pihak Malaysia. Sementara Indonesia bersedih dan berderai iar mata. Tim Garuda yang diharapkan bisa "memukul balik" tim Malaysia malah tergulung di babak final. meskipun Indonesia menang 2-1, namun masih kalah agregat gol dari Malaysia, yaitu 4-2 untuk Malaysia.
Namun ada hal yang menarik yang patut untuk dicermati. hal yang ada di balik pertandingan antara Indonesia dan Malaysia.
Ramalan gurita "Gudel" yang meramalkan Indonesia bakal menang pada leag ke-2 ketika berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno agaknya memang terbukti. Hal ini tentunya akan menimbulkan beberapa tanggapan dan efek pada diri manusia, terutama bagi para pendukung Timnas dan para pecinta bola di tanah air. Belum lagi Judi Bola yang tentunya semakin merambah dengan adanya ramalan ini.
Di dunia yang semakin Modern ini, masih saja terdapat hal2 yang berada di luar logika yang dilakukan oleh manusia. Modernisasi yang sedemikian maju ternyata belum mampu untuk menghilangkan hal-hal yang berbau Syirik. justru praktek syirik makin beredar di masyarakat. Mulai dari yang diiklankan di secara terang-terangan di televisi maupun yang tersembunyi
Rabu, 29 Desember 2010
Jumat, 24 Desember 2010
Syirik, Penyakit Ganas yang Melanda Fithrah
Pada dasarnya tubuh manusia itu sehat dan bebas dari penyakit. Hanya saja tubuh itu menjadi rentan apabila manusia lengah, tidak menjaga dan merawatnya, sehingga penyakit apa saja bisa menjangkitinya.
Demikian pula halnya jiwa manusia. Awal penciptaannya adalah bersih dan suci. Allah mengabarkan hal ini dengan firmanNya:
Demikian pula halnya jiwa manusia. Awal penciptaannya adalah bersih dan suci. Allah mengabarkan hal ini dengan firmanNya:
Kamis, 23 Desember 2010
Kebencian Hari Ini, Petaka Esok Hari
Sahabat resensi.net, percayakah anda, sebuah dendam dan kebencian yang ditebar hari ini membuahkan celaka bagi generasi mendatang? Mari kita tengok.
Berapa sering kita mendengar banyaknya korban akibat ranjau yang ditanam saat perang puluhan tahun silam. Di Rusia, Cina, Kolombia, Kamboja, Jenewa, Irak, Afganistan, negara-negara Afrika, dan lain-lain.
Berapa sering kita mendengar banyaknya korban akibat ranjau yang ditanam saat perang puluhan tahun silam. Di Rusia, Cina, Kolombia, Kamboja, Jenewa, Irak, Afganistan, negara-negara Afrika, dan lain-lain.
Rabu, 22 Desember 2010
Cangkir yang Cantik
Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. “Lihat cangkir itu,” kata si nenek kepada suaminya. “Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek.
Langganan:
Komentar (Atom)





